31.1.11

Keutamaan Surat Al-Waqi'ah.

Ubay bin Ka’b berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Wâqi’ah, ia akan dicatat tidak tergolong pada orang-orang yang lalai.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/203).
Abdullah bin Mas’ud berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah, ia tidak akan tertimpa oleh kefakiran selamanya.” .” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/203).
Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah pada malam Jum’at, ia akan dicintai oleh Allah, dicintai oleh manusia, tidak melihat kesengsaraan, kefakiran, kebutuhan, dan penyakit dunia; surat ini adalah bagian dari sahabat Amirul Mukimin (sa) yang bagi beliau memiliki keistimewaan yang tidak tertandingi oleh yang lain.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/203).

30.1.11

Membersihkan Kalbu.

Manusia sering kali melakukan sesuatu atas dasar hawa nafsunya yang mengakibatkan perbuatan tersebut berdampak negative ditengah-tengah masyarakat. Untuk menghindari penyesalan diakhir perbuatan yang akan dilakukan, maka seyogyanya bertanyalah pada hati kecil, baik dan buruknya perbuatan tersebut. Oleh karena itu setiap manusia dituntut untuk memahami hatinya atau bahasa lain adalah "Qolbu".
Pengertian "Qolbu" :
Menurut Syekh Abu al-Hasan Ali bin Muhammad bin Ali al-Husaini al-Jurjaniy didalam kitabnya "at-Ta'rifat" : Qolbu adalah sifat lembutnya Ketuhanan yang terdapat dalam jiwa manusia.
Dalam hadis Rasulullah Saw: Dari Nu'man bin Basyir berkata: saya mendengar Rasulullah Saw. Bersabda:
ألا وإن في الجسد مضغة إذا صلحت صلح الجسد كله وإذا فسدت فسد الجسد كله ألا وهي القلب
Artinya: " Ketahuilah,sesungguhnya dalam jasad terdapat segumpal daging, apabila dia baik maka jasad tersebut akan menjadi baik, dan sebaliknya apabila dia buruk maka jasad tersebut akan menjadi buruk, Ketahuilah segumpal daging tersebut adalah "Qolbu" yaitu hati ". ( Hadis Riwayat Bukhori ).
Jika kita pahami secara mendalam hadis tersebut, maka hati sangat berperan dalam kehidupan jiwa manusia, karena hati yang bersih akan melahirkan jiwa yang bersih dan selalu taat serta tunduk terhadap titah dari Sang Ilahi Rabbi. Sebaliknya jiwa yang kotor disebabkan karena jiwa tersebut memiliki hati yang tidak baik dan selalu melanggar aturan yang telah digariskan oleh Allah Swt.

29.1.11

Masjid Raya Baiturrahman.

Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh
Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, merupakan Masjid yang memiliki lembaran sejarah tersendiri, yang kini merupakan Masjid Negara yang berada di jantung kota Propinsi Daerah Istimawa Aceh. Nama Masjid Raya Baiturrahman ini berasal dari nama Masjid Raya yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1022 Hijriah bersamaan dengan tahun 1612 Miladiyah. Riwayat lain menyebutkan bahwa yang mendirikan Masjid Raya Baiturrahman di Zaman kerajaan Aceh ialah Sultan Alidin Mahmudsyah pada tahun 1292 Miladiyah.
Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh
Mesjid Raya ini telah terbakar habis akibat penyerangan tentara Belanda dalam ekspedisinya kedua pada bulan shafar 1290 Hijriyah bersamaan dengan april 1873 Miladiyah, dimana dalam peristiwa tersebut tewas Mayjen Khohler yang kemudian diabadikan tempat tertembaknya pada sebuah monument kecil dibawah pohon ketapang/geulumpang.

Menyeimbangkan hidup.


 Menyeimbangkan hidup.

Dikisahkan oleh Ibnu Sa'ad bahwa suatu hari istri Utsman bin Madz'un datang kepada istri Rasulullah SAW dengan keadaan yang sangat memprihatinkan. Istri Rasulullah pun berkata kepadanya, "Kenapa kamu terlihat seperti ini, bukankah tidak ada orang Quraisy yang lebih kaya daripada suamimu?" Istri Utsman bin Madz'un menjawab, "Saat ini keadaan itu sudah tak tersisa lagi! Ketika malam hari dia (Utsman bin Madz'un) menghabiskannya dengan shalat malam, sedangkan siangnya dia selalu berpuasa."

28.1.11

Agar Anak Tidak Boros.

1.
Memberikan contoh-contoh yang baik kepada anak bagaimana berperilaku hemat.

2.
Membiasakan anak sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah.
Dengan keadaan perut yang kenyang, anak akan lebih konsentrasi dalam belajar sehingga tidak memikirkan jajan. Disamping itu, orang tua hendaknya tidak memberi uang jajan berlebihan kepada anak karena merangsang anak untuk jajan berlebihan.

3.
Menjelaskan kepada anak bahwa tidak semua jajanan itu sehat.
Dengan pengertian seperti itu, anak diharapkan dapat memperhatikan makanannya dan tidak mengikuti keinginan untuk jajan sembarangan.

4.
Menyediakan makanan ringan di rumah.
Tentu saja yang sehat dan bergizi. Tentu tidak harus mahal. Jika Anti memiliki pelayan di rumah, bekerjasamalah dengannya dalam mendidik anak-anak supaya hemat.

Muhasabah Tujuh Anggota Tubuh.

Umar bin Al Khathab radhiyallahu ‘anhu berkata: “Hisablah dirimu sebelum kamu dihisab…”. Dikeluarkan oleh At Tirmidzi dalam sunannya.
Ketahuilah saudaraku, muhasabah diri adalah amal yang amat mulia yang dapat membawa pelakunya kepada jalan yang diridhai oleh Allah Ta’ala.
Al Hasan Al Bashri rahimahullah berkata: “Sesungguhnya seorang hamba akan senantiasa baik selama ada yang memberinya peringatan dari dirinya, dan berusaha untuk selalu bermuhasabah”.
Demikian pula yang dinyatakan oleh Maimun bin Mihran rahimahullah: “Seorang hamba tidak menjadi bertaqwa sampai ia benar-benar memuhasabah dirinya lebih ketat dari muhasabah seorang pebisnis kepada patnernya”.

Ibnu Qayyim rahimahullah berkata: “Jiwa dan pemiliknya bagaikan dua orang yang bekerjasama untuk berbisnis dalam sebuah syarikah (Perusahaan Terbatas/PT) dimana tidak sempurna kerjasama antara keduanya kecuali dengan empat perkara”:
Pertama: Memberikan syarat-syarat dalam segala macam kebijakan yang diambil patnernya.
Kedua: Mengetahui apa sepak terjang patnernya, membimbing dan mengawasinya.
Ketiga: Memuhasabahnya.
Keempat: Mencegahnya dari perbuatan khianat.
Sebagai seorang muslim, sudah sepatutnya memberi syarat kepada ketujuh anggota tubuhnya. Semuanya merupakan modal utama untuk menghasilkan keuntungan yang baik. Jika orang yang tidak memiliki modal, maka bagaimana mungkin berharap keuntungan.
Tujuh anggota itu adalah: mata, telinga, mulut, lisan, kemaluan, tangan dan kaki. Menjaga tujuh anggota tubuh ini adalah asas segala kebaikan dan melalaikannya adalah asas segala keburukan.
Apabila kita telah memberi persyaratan, maka melangkah kepada tindakan selanjutnya yaitu mengetahui apa sepak terjangnya, membimbing dan mengawasinya. Perlu dicatat, jangan pernah sekali-kali melalaikannya, karena suatu ketika ketujuh anggota tubuh tersebut akan berkhianati

27.1.11

Cara membuat kelurga yang harmonis.


Pria dan wanita yang sudah menikah wajib menjaga keharmonisan dan keutuhan rumah tangga dengan cara yang baik tanpa kekerasan. Oleh sebab itu dari awal memilih pasangan hidup jangan asal pilih saja karena semua itu akan menentukan kondisi rumah tangga kita kelak. Memiliki keluarga yang harmonis dan bahagia adalah impian semua orang.
Berikut di bawah ini adalah beberapa trik untuk membuat keluarga dan rumah tangga yang bahagia dengan pasangan kita suami atau isteri sayang dan cinta kepada kita :
1. Jujur Apa Adanya dan Terbuka Pada Keluarga
2. Ciptakan Kondisi Yang Menyenangkan
3. Tidak Emosi dan Banyak Menuntut

24.1.11

Masjid Kudus.

Masjid Kudus, Simbol Toleransi Sejati


Memasuki makam yang satu ini, peziarah akan melihat sebuah bangunan megah mirip candi yang tersusun dari bata merah. Bangunan bergaya Hindu itu bukanlah candi, melainkan masjid. Bagian atasnya seperti terpenggal lalu diberi atap bersusun dengan kubah masjid bergaya India. Di sekitarnya, ada peninggalan lain yang merupakan ciri khas kerajaan besar di Jawa (Majapahit) pada masa lalu, yakni dua gapura kembar. Gerbang masuk tanpa pintu ini terletak di ujung timur bagian luar kompleks masjid. Ada juga pagar tembok yang mengelilingi kompleks dan sebuah gapura lagi untuk memasuki makam.


Membina Naluri Sex.


“Seks” kata ini mungkin bagi sebagian orang masih terdengar tabu untuk dibicarakan, namun sebagian kalangan kata seks ini merupakan suatu kata yang lumrah diperbincangkan.

Dengan perkembangan teknologi saat ini, informasi mengenai apapun sangat mudah sekali didapat mulai dari yang positif hingga yang negative sekalipun. Hingga orang tua terkadang kewalahan dalam memantau perkembangan anak-anaknya. Namun jangan salah pengetahuan mengenai seks juga perlu disampaikan kepada anak, agar anak tidak salah dalam melangkah.

Keinginan seksual adalah suatu naluri yang dititipkan Allah dalam diri manusia baik lelaki maupun perempuan dengan tujuan agar keduanya bertemu dalam suatu suasana yang diwarnai oleh rasa kasih sayang, ketentraman jiwa, serta untuk melahirkan keturunan. Naluri alamiah ini tidak disikapi oleh agama dengan sebuah permusuhan, akan tetapi agama mengarahkannya untuk suatu hikmah tertentu dan berupaya mewujudkannya secara nyata apabila saatnya sudah tiba.

23.1.11

Berlaku Jujur.

 Berlaku Jujur.

Perilaku jujur adalah perilaku yang teramat mulia. Namun di zaman sekarang ini, perilaku ini amat sulit kita temukan. Lihat saja bagaimana kita jumpai di kantoran, di pasaran, di berbagai lingkungan kerja, perilaku jujur ini hampir saja usang. Lihatlah di negeri ini pengurusan birokrasi yang seringkali dipersulit dengan kedustaan sana-sini, yang ujung-ujungnya bisa mudah jika ada uang pelicin. Lihat pula bagaimana di pasaran, para pedagang banyak bersumpah untuk melariskan barang dagangannya dengan promosi yang penuh kebohongan. Pentingnya berlaku jujur, itulah yang akan penulis utarakan dalam tulisan sederhana ini. Jujur berarti berkata yang benar yang bersesuaian antara lisan dan apa yang ada dalam hati. Jujur juga secara bahasa dapat berarti perkataan yang sesuai dengan realita dan hakikat sebenarnya. Kebalikan jujur itulah yang disebut dusta.

22.1.11

Ibuku Selalu Memberiku.

Dan Kami telah perintahkan kepada manusia (berbuat baik ) kepada kedua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun, bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang ibu bapakmu, dankepadakulah kembalimu.” (Luqman: 14)
Ibu adalah satu kata yang paling berkesan dalam hidup manusia. “Mama”, “Bunda”, “Enyak”, “Emak”, “Ummi” atau apa pun sebutannya, maksudnya tetap merujuk kepada seorang wanita yang melahirkan Kita puluhan tahun yang lalu. Adalah fitrah jika seorang manusia menghormati dan menghormati orang yang berjasa pada dirinya, apalagi mencintai dan menyayangi ibunya karena ibu telah begitu banyak berkorban, memberi dan memberi kepada anak-anaknya… Karena itu, tulisan ini didedikasikan agar setiap pembaca menghayati pengorbanan ibunya dan dapat bersyukur kepada Allah dan kemudian kepada ibu bapaknya. Karena setiap manusia di muka Bumi pasti terlahir dari seorang ibu. Setiap kita pasti pernah mengalami kehidupan dalam sebuah alam yang terhormat dalam perut seorang perempuan selama lebih kurang 9 bulan 10 hari. Alam kandungan merupakan  tempat persinggahan yang kokoh sebelum lahir ke muka Bumi… Dia bernama “rahim”, nama yang sama dengan salah satu nama Allah yaitu “Ar-Rahim” (Yang Maha Penyayang).

17.1.11

Keutuhan Keluarga.


Keutuhan Keluarga

Masyarakat bagaikan bangunan kokoh. Keluarga bukan saja sebagai sendi utama dalam bangunan umat, melainkan juga inti eksistensi  umat secara  keseluruhan. Kekuatan atau kehancuran suatu bangsa bergantung pada kondisi keluarga. Oleh karena itu, Islam memberikan perhatian  khusus terhadap masalah pembentukan keluarga ini.

8.1.11

Keutamaan membaca Al-Qur'an.

1. Akan mendapat rahmat dan kasih sayang dari Allah SWT

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah mempunyai 2 ahli diantara manusia”. Sahabat bertanya, ”Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?”. Beliau menjawab, “Ahli Al-Qur’an adalah ahli Allah, dan orang-Nya khusus.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah)

Dalam hadist yang lain, Rasulullah SAW bersabda: Dikatakan kepada orang yang berteman dengan Al-Qur’an, “Bacalah dan bacalah sekali lagi serta bacalah dengan tartil, seperti yang dilakukan di dunia, karena manzilah-mu terletak di akhir ayat yang engkau baca. “ (HR Tirmidzi)